Kawan...
kita bukan lawan
kita cuma berbeza
berbeza rupa
berbeza cara
pun begitu destinasi kita sama
elak murka Yang Maha Perkasa
kawan...
izinkan aku menyapa
untuk kita kembali mesra
kawan...
mana suara mu dulu yang gegak gempita
membelah angkasa
meruntuh langit tak tersisa
kontang lautan panas membara
kawan...
kenapa kini
bungkam
sepi tanpa kata
diam tak lagi petah berbicara
melihat angkara di depan mata
atau sudah buta
mungkin juga alpa
serta kelam
oleh kuasa, harta dan tahta juga wanita
atau dulu sekadar bermain kata
membelit bicara
memutar sandiwara gila
kawan...
aku masih di sini
masih setia mendengar tutur bicara

Tiada ulasan:
Catat Ulasan